Frequently Asked Question (3)

Saya masih perawan, bisakah saya menggunakan menstrual cup

Well... so far pertanyaan ini cukup kontroversi, Jika dinilai secara fisik Menstrual cup ini bisa dipakai buat yang masih perawan namun TIDAK DISARANKAN buat yang masih BELUM mengenal organ intimnya secara benar. Sebaiknya buat perawan lebih baik menunggu sampai telah menikah saja kecuali dengan saran dari dokter, dimana wanita dengan kondisi yang mengalami iritasi hebat dan gangguan kesehatan yang cukup serius saat menggunakan pembalut sekali pakai
Menstrual cup ini pemakaiannya adalah

we must dealing with our vagina

, jadi selama masa menstruasi kita bakalan memasukkan dan mengeluarkan cup, jadi jika sama sekali belum pernah mengenal bagian dalam vagina kita, tentunya hal ini akan sangat menyulitkan, bahkan jika salah dalam penggunaannya malahan jadi iritasi, atau merasa kesakitan dsb.

Please don't misunderstanding the statement.

( Menstrual cup jika cara pakainya benar tidak akan menimbulkan rasa sakit saat insert)


Sebenarnya pertanyaan yang ingin ditanyakan umumnya adalah apakah saya menjadi tidak perawan dengan memakai menstrual cup ,Benar tidak ?

Jawabannya adalah Jika anda termasuk yang menilai keperawanan dengan adanya selaput dara sebaiknya JANGAN PAKAI
Mengapa ?

Karena selaput dara adalah membran tipis di depan mulut vagina dimana sebagian ada yang mudah robek

Ada banyak bentuk selaput dara Cek Wikipedia

Walaupun perlu diketahui ada kondisi dimana selaput dara tidak ada waktu lahir, robek karena aktivitas seperti berkuda, jatuh dan membentur terlalu keras, bahkan ada kasus seperti semprotan air terlalu keras sewaktu cebokan toilet.

Masih mengalami kebocoran, Cek tips dan trik berikut ya

Pastikan cup sudah mengembang sempurna, Cek ciri - ciri cup mengembang berikut :

    1. Bagian dasar cup membulat atau setidaknya oval
    2. Cobalah untuk mengoyang ke kiri dan kanan sambil sedikit ditarik, Jika ditarik terasa ada daya isap / vakum
    3. Jika diputar dengan jari lancar dan tidak menyendat
    4. Gunakan jari untuk memutar sekeliling cup untuk memastikan tidak ada tekukan, usahakan agak jauh ke dalam agar mendekati bagian rim, karena terkadang masih ada sisa tekukan dibagian rim atasnya
Berikut Tips dan triks untuk mencegah kebocoran :
    1. Buat Segel
      Setelah anda memasukkan cup, putar untuk memastikan telah terbentuk segel. Pastikan dengan menarik secara ringan, Jika ada daya isap, berarti telah tersegel dengan baik. Jika bergerak dengan mudah, cek lagi untuk memastikan bagian atas/rim cup telah mengembang sempurna
    2. Periksa posisi serviks
         

      Cup harus berada tepat dibagian bawah serviks. Terkadang saat dipakai posisinya tidak tepat atau tergeser ke sisi samping. Jika hal itu terjadi lepaskan cup dan masukkan kembali
    3. Bersihkan sisa darah
      Setelah memastikan cup telah terpasang dengan baik, bersihkan sisa darah yang mungkin telah mengenai dinding cup bagian bawah dan dasar dengan lap basah
    4. Ganti size
      Jika anda sering mengalami cup terlipat, mungkin anda harus mencoba cup dengan size lebih besar, setelah memasukkan cup periksa kembali apakah cup telah membuka sempurna dengan memutar jadi di sekeliling cup
    5. Kosongkan cup lebih sering
      Jika anda memiliki flow yang banyak, mungkin cup sudah menampung sampai batas maksimal sehingga cup menjadi tidak kedap dan menyebabkan kebocoran, kosongkan cup lebih sering jika hal itu terjadi

Tips sebelum memakai cup

Perlu diketahui sebagian besar kegagalan memakai menstrual cup adalah karena kurangnya informasi sebelum memakai cup.

    1. Pertama - tama kuncinya adalah RELAX
      Penting sekali untuk tidak merasa tegang saat memasukkan cup, karena jika kita merasa khawatir, gelisah maka tanpa kita sadari kita akan menyebabkan otot pelvis ikut menegang sehingga sulit untuk memasukkan ataupun mengeluarkan cup
    2. Jika gagal, istirahat terlebih dahulu, Ya... kita ingin cepat bisa, namun jika kita terlalu memaksakan maka hasilnya akan menambah frustasi saja, untuk itu jika gagal silakan berhenti dahulu dan coba lagi jika sudah merasa siap.
    3. Latihan
      Practice makes it better Boleh mencoba memasukkan dan mengeluarkan cup sebelum masa mentruasi, karena biasanya saat menstruasi baru belajar kita sedikit tegang, belum lagi kalau mengalami kegagalan biasanya akan langsung frustasi.
    4. Gunakan pelumas berbahan dasar air, jika cup terlalu kesat, biasanya sulit dimasukkan. Bantu dengan menggunakan pelumas, saat menstruasi biasanya saluran vagina telah menghasilkan cairan pelumas, namun jika masih agak kesat boleh membasahi cup atau melumuri dengan pelumas sedikit ke bagian dinding luar cup

Tips untuk melepaskan/mengeluarkan cup

    1. Break the Seal
      Saat kita memakai menstrual cup, kita memastikan bahwa cup telah vakum/ kedap, untuk itu tentunya kita tidak ingin menarik cup langsung dengan kondisi yang kedap, terutama buat pengguna IUD, agar memperhatikan hal tersebut.
      caranya adalah cubit dasar cup sehingga ada udara yang masuk, maka segel cup akan terbuka dan mudah ditarik keluar
    2. Temukan posisi ternyaman saat mengeluarkan cup, bisa dengan duduk di kloset, menaikan satu kaki ataupun jongkok, jika cup tidak terpegang jangan panik, cukup menekan otot pelvis seperti akan buang air kecil/besar, maka posisi cup akan turun, raba hingga terpegang dasar cup.
    3. Gunakan jari jempol dan jari telunjuk untuk memegang bagian dasar cup, bukan tangkai/stem karena cup tentunya sudah terisi dan kita tidak ingin menumpahkan isinya. Stem tidak akan cukup stabil untuk dipegang saat cup terisi. Stem hanya berfungsi untuk membantu menarik cup agar terpegang dasar cupnya

    4. Dengan latihan, kita bisa mengeluarkan cup tanpa mengotori tangan sama sekali, buang isinya, dan bilas cup, gunakan air dengan tekanan rendah / air mengalir saja, karena tekanan air yang terlalu kuat akan menyebabkan cipratan sisa bilasan cup, Tentunya kita ingin menghindari hal tersebut :)