Frequently Asked Question (2)

Menstrual cup ini dipakainya dengan dimasukkan ke dalam, apakah akan nyaman ?

Menstrual cup jika dipakai dengan benar tidak akan terasa apapun, tidak mengganjal, kita tidak akan merasakan seperti ada sesuatu. Jadi benar - benar nyaman. Jika selama pemakaian masih merasakan ada sesuatu kemungkinan pakainya belum benar atau kurang masuk, jadi mesti dipastikan di depan vagina itu tidak ada apapun yang bersisa. cup masuk semuanya.

Saya sudah mendorong masuk sampai maksimal, tapi masih ada bersisa di depannya

Stem / tangkai memang dibuat panjang, ini untuk menyesuaikan agar wanita dengan vaginal canal tinggi juga bisa memakai dengan nyaman, jika stem / tangkai dirasakan kepanjangan boleh dipotong dan disesuaikan dengan kondisi masing - masing. Usahakan potongan serapi mungkin agar tidak ada ujung yang menusuk sehingga tidak nyaman. Umumnya stem disisakan 2 ruas, namun kalau masih tidak nyaman boleh juga dipotong habis. Hati - hati jangan memotong sampai melubangi cup


Takut mendorong lebih dalam , cup bisa hilang di dalam tidak ?

Perasaan takut adalah wajar buat pemula, jangan khawatir, cup tidak akan hilang di dalam. Sedalam apapun kita mendorong, cup tidak akan lari kemana - mana. Perhatikan gambar berikut


Jadi sedalam apapun kita memasukkan cup hanya akan bisa masuk sampai vaginal canal saja. sedangkan mulut cervix hanya sebesar ujung pena saja jadi tidak mungkin bisa masuk sampai ke dalam rahim, jadi relax... cup tidak bisa kemana - mana selain di vaginal canal.

Cup kelihatannya besar, ini apakah bisa masuk ?

Vaginal Canal merupakan bagian tubuh wanita yang sangat elastis, ia memiliki kemampuan untuk melar dan kembali ke bentuk semula, jadi benda berukuran sebesar cup tidak akan kesulitan untuk ditempatkan, bahkan bisa membesar saat proses melahirkan sehingga bisa untuk ukuran bayi sekalipun.

Pemakaian cup apakah akan menyebabkan kelonggaran pada vagina ?

Ini adalah kekhawatiran setiap wanita yang belum pernah memakai menstrual cup. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, posisi cup adalah di dalam vaginal canal, dimana merupakan bagian tubuh wanita yang sangat elastis dan memiliki kemampuan kembali ke bentuk semula. Sebenarnya kekhawatiran ini berhubungan dengan masalah saat berhubungan intim, dimana sebenarnya kerapatan vagina itu dipengaruhi oleh faktor usia, kondisi setelah melahirkan, kurangnya olahraga sehingga tubuh menjadi melar dsb. Penggunaan cup ini sama sekali tidak menyebabkan mulut vagina menjadi longgar. karena cup hanya dimasukkan dan melewati mulut vagina hanya sesaat. Biasanya yang dikatakan longgar itu adalah ukuran mulut vagina, jadi tidak ada pengaruhnya. Ini juga penyebab mengapa menstrual cup kurang popular di Indonesia, padahal di Amerika, Eropa cup sudah dipakai puluhan tahun yang lalu. Wanita Indonesia masih cenderung kurang mengerti tubuhnya sendiri. So sad, but true Bahkan ada yang sampai saat ini belum pernah menyentuh bagian dalam organ intimnya sehingga jadi kurang menjaga kebersihan organ intimnya yang mengakibatkan masalah kesehatan seperti keputihan , kontaminasi kuman, darah menstruasi yang tertinggal di dalam dsb. Jadi jawabannya TIDAK BENAR ya, pakai menstrual cup sama sekali bukan penyebab kelonggaran pada vagina.

Saya menggunakan IUD, apakah aman memakai menstrual cup ?

Penggunaan IUD bersamaan dengan menstrual cup AMAN, tidak ada masalah.
Mengapa ?
Jawabannya karena posisi IUD dan menstrual cup tidak sama, bahkan boleh dikatakan cukup jauh. Cek gambar berikut :


IUD berada di dalam melewati cervix, sedangkan menstrual cup hanya bisa berada di posisi vaginal canal. Logikanya : Menstrual cup sudah dipakai puluhan tahun di negara maju lainnya, jika memang bermasalah sudah dari awal dihentikan produksinya. IUD bisa bersentuhan dengan cup jika posisi IUD sudah bergeser. Jika anda pengguna IUD, pastinya anda bisa merasakan posisi IUD dimana umumnya disarankan dokter untuk selalu mengecek tali IUD secara berkala, Jika terjadi pergeseran tentunya ini menyebabkan IUD tidak bekerja sebagaimana mestinya, jadi jika anda merasakan tali IUD kepanjangan mungkin anda harus mengunjungi dokter untuk membetulkan posisinya. Posisi IUD yang benar adalah seperti foto diatas jadi tidak akan terganggu oleh penggunaan menstrual cup.

Jika sedang memakai menstrual cup kalau mau pipis gimana ya?

Wanita memiliki 3 saluran yaitu Urethra, Vagina dan Anus. Selama pemakaian menstrual cup, jika mau buang air kecil seperti biasa saja, karena ini salurannya berbeda dengan saluran kencing/urethra. Namun jika kita merasa agak sesak, seperti tertekan saat mau buang air kecil, kemungkinan ukuran cup agak besar sehingga menekan saluran kencing. Jika cukup mengganggu boleh diganti ke cup dgn size lebih kecil atau mendorong cup lebih dalam agar posisinya tidak terlalu menekan. Namun jika masih sangat tidak nyaman, silakan keluarkan cup dan buang air kecil dulu baru memakai cup kembali.
Yang jelas ini tidak akan menampung air kencing kita Guys .... :)


Gambar berikut akan lebih memperjelas posisi saluran urethra